Senin, 22 September 2014

Materi : Bertoleransi dalam keberagaman
Penilaian keterampilan = produk
Tabel 1
No.
Faktor Penyebab
Keberagaman yang terjadi
1



Tabel 2
No.
Suku Bangsa
Uraian
1
Suku Betawi

2
Suku Banten

3
Suku Cirebon

4
Suku Jawa

5
Suku Madura

6
Suku Makassar

7
Suku Nias

8
Suku Sasak

9
Suku Sunda

10
Suku Toraja


Tabel 3
No.
Agama/kepercayaan
Uraian
1
Islam

2
Kristen

3
Katolik

4
Hindu

5
Buddha

6
Konghucu


Tabel 4
No.
Ras
Uraian
1
Papua Melanesoid
Ciri-ciri golongan Papua Melanesoid adalah rambut keriting, bibir tebal, dan kulit hitam. Kelompok manusia yang termasuk golongan ini adalah penduduk Pulau Papua, Kai, dan Aru.
2
Negroid
Golongan Negroid mempunyai sifat seperti orang negro, tetapi mereka bukan keturunan negro. Dengan ciri-ciri rambut keriting, perawakan kecil, dan kulit hitam. Persebarannya di Semenanjung Malaka dan orang Mikroskopi di Pulau Andaman.
3
Weddoid
Golongan Weddoid berasal dari Srilanka dengan ciri-cirinya adalah perawakan, kulit sawo matang, dan rambut berombak. Persebarannya adalah orang Sakai di Siak, orang Kubu di Jambi, orang Enggano (Bengkulu), Mentawai, Toala Tokea, dan Tomuna di Kepulauan Muna.
4
Melayu Mongoloid
Golongan Melayu  Mongoloid adalah golongan terbesar yang ditemukan di Indonesia dan dianggap sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. Ciri-cirinya adalah rambut ikal atau lurus dan muka bulat. Golongan ini dibagi atas: Golongan Melayu Tua (Proto Melayu) seperti Suku Batak, Toraja, dan Dayak. Golongan Melayu Muda (Deutro Melayu) seperti Jawa, Bali dan Banjar.

Tabel 5
No.
Gender (jenis kelamin)
Uraian
1
Perempuan

2
Laki-laki



1.        Energi Terbarukan
Energi ini termasuk ke salah satu sumber energi perolehan dan energi modal, di mana energi yang dihasilkannya tak terhabiskan dan dapat diperbaruhi. Contoh-contoh dari energi terbarukan, di antaranya :
Ø Energi matahari
Ø Energi laut (energi ombak, energi pasang surut, energi panas laut)
Ø Energi angin
Ø Energi air
Ø Energi panas bumi
Energi Tidak Terbarukan
Energi tak terbarukan adalah energi yang diperoleh dari sumber daya alam yang waktu pembentukannya sampai jutaan tahun.Contoh dari Energi tak terbarukan yang sangat dikenal, yaitu minyak bumi. Dari cara terbentuknya, Minyak bumi atau minyak mentah merupakan senyawa hidrokarbon yang berasal dari sisa-sisa kehidupan purbakala (fosil), baik berupa hewan, maupun tumbuhan.Contoh energi fosil: Batubara, Minyak bumi dan Uranium.

2.       Berikut ini diuraikan langkah nyata sederhana dalam kehidupan sehari-hari untuk menghemat energi :
Ø Menggunakan lampu hemat energi misalnya lampu neon yan lebih bersifat hemat energi daripada lampu bohlam. Disiang hari dapat menggunakan penerang alami secara optima.
Ø Membentuk perilaku dan kebiasaan diri untuk menggunakan listrik saat diperlukan, secara bergantian, dan tidak berlebihan.
Ø Mematikan televisi, keran air, komputer atau lampu jika sudah tidak digunakan.
Ø Jika memungkinkan untuk mengeringkan pakaian secara alami di bawah sinar matahari.
Ø Menggunakan alat rumah tangga atau kantor yang bersifat hemat energi dan ramah lingkungan, seperti pendingin ruangan dan kulkas dengan freon yang ramah lingkungan.
Ø Mendesain rumah atau gedung hemat energi, misalnya pencahayaan yang baik dengan cukup ventilasi, sehingga mengurangi penggunaan lampu di siang hari, mempergunakan bahan atap bangunan yang dapat mendinginkan suhu di dalam ruangan seperti atap berbahan tanah atau keramik, menaruh tanaman hias di dalam rumah untuk menyejukkan udara di dalam ruangan dan sebagainya.
Ø Memakai jenis pakainan yang nyaman dan sesuai kondisi cuaca dan suhu udara, sehingga mengurangi penggunaan energi untuk pendingin atau pemanas ruangan.



3.       Contoh-Contoh Energi Alternatif :
Ø Bioetanol
Bioetanol merupakan etanol (golongan alkohol) yang diproduksi dari bahan alami, terutama dari tumbuhan. Bahan baku yang biasa digunakan untuk memproduksi bioetanol antara lain tetes tebu (molases) yang merupakan by product dari industri gula; gula merah; singkong, ubi jalar, dan kelompok pati-patian lainnya.
Ø Limbah Biomassa Sawit
Biomassa dari produk samping sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan. Salah satunya adalah POME untuk menghasilkan biogas.
Ø Bahan Bakar Bertenaga Singkong
Melalui Beberapa tahap penyulingan, singkong dapat disulap menjadi Bio Etanol yang dapat digunakan sebagai pengganti minyak tanah, gas elpiji, dan BBM premium.

Hakikat kedaulatan

No
Aspek Informasi
Uraian
1
Pengertian kedaulatan
Kedaulatan merupakan sebuah kata dari  bahasa arab “daulah” yang mempunyai arti kekuasaan tertinggi. Pengertian kedaulatan itu sendiri yaitu kekuasaan tertinggi untuk membentuk undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara yang tersedia.
2
Sifat kedaulatan
a. Asli
 Artinya,  kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi
b. Tidak terbatas
      Artinya,  kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain.
c. Tunggal
 Artinya, kekuasaan itu merupakan satu-satunya dalam negara dan tidak dibagi bagikan kepada badan-badan lain
d. Permanen
 Artinya, kekuasaan itu tetap ada sepanjang negara tetap berdiri walaupun pemerintah   sudah berganti.
3
Macam kedaulatan
a. Kedaulatan ke dalam
 yang mempunyai arti, pemerintah meiliki  wewenang dalam mengatur dan melaksanakan organisasi negara sesuai dengan  peraturan perundang-undangan yang berlaku tanpa campur tangan negara lain.
b. Kedaulatan ke luar
 yang mempunyai arti bahwa Kedaulatan ke luar memberikan kekuasaan untuk menjalin kerjasama dengan negara lain tanpa terikat oleh kekuasaan lain. Contoh pelaksanaan kedaulatan ke luar antara lain mengadakan perjanjian dengan negara lain, menyatakan perang atau perdamaian, ikut serta dalam organisasi internasional, dan sebagainya.
4
Kedaulatan rakyat di Indonesia
kedaulatan rakyat beranggapan bahwa rakyat merupakan kesatuan yang dibentuk oleh suatu perjanjian masyarakat, kemudian rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi memberikan sebagian kekuasaan kepada penguasa yang dipilih oleh rakyat dan penguasa tersebut harus melindungi hak-hak rakyat,
5
Pembagian kekuasaan dalam negara
a. Kekuasaan legilatif, yaitu kekuasaan untuk membuat peraturan perundangan dalam suatu negara.
b. Kekuasaan eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan peraturan perundangan yang berlaku. Kekuasaan eksekutif sering disebut sebagai kekuasaan menjalankan pemerintahan.
c. Kekuasaan yudikatif, yaitu kekuasaan untuk menegakkan peraturan perundangan yang berlaku apabila terjadi pelanggaran. Kekuasaan yudikatif sering disebut sebagai kekuasaan kehakiman.


Sikap positif di sekolah, masyarakat dan negara

1. Sikap positif di lingkungan sekolahSikap positif peserta didik dalam sistem pemerintahan di sekolah dapat diwujudkan salah satunya dengan berperan serta secara aktif dalam kegiatan organisasi kesiswaan di sekolah. Sikap positif peserta didik dalam sistem pemerintahan di lingkungan sekolah lainnya:a.  Melakukan pemilihan ketua osis dengan secara langsung pleh siswab.  Menjadi pengurus dan berperan aktif pada kegiatan osisc.  Mendukung setiap kegiatan osis meskipun bukan pengurus osisd. Memberikan ide atau gagasan untuk memajukan organisasi Osis 2. Sikap positif di lingkungan masyarakat Sikap positif peserta didik di lingkungan masyarakat untuk berpartisipasi dalam sistem pemerintahan dapat diwujudkan salah satunya dengan berperan serta secara aktif dalam kegiatan remaja atau pemuda dilingkungan masyarakat masing- masing.   Sikap positif peserta didik dalam sistem pemerintahan di lingkungan masyarakat  lainnya:a. Menjadi pengurus karang taruna dan ikut aktif dalam kegiatan karang taruna b. Mendukung setiap kegiatan karang taruna dengan memberikan tenaga dan danac. Memberikan ide dan gagasan untuk kemajuan karang taruna di desad. Mengikuti  pemilihan ketua karang taruna 3. Sikap positif di lingkungan bangsa dan negara Sikap positif peserta didik dalam sistem pemerintahan di lingkungan bangsa dan negara tentunya berbeda dengan warga negara dewasa. Kalian dapat menunjukkan sikap positif dalam lingkungan bangsa dan negara seperti dengan mempelajari sistem pemerintahan di Indonesia.  Sikap positif peserta didik dalam sistem pemerintahan di lingkungan bangsa dan negara:a. Mendukung kebijakan negara untuk kepentingan bangsab.  Belajar tentang sistem pemerintahan Indonesiac.  Menghormati Presiden dan Wakil Presiden berserta kelengkapan negara lainnya d.  Mempelajari Undang-undang dasar dan sistem konstitusi negara

Sabtu, 20 September 2014

How To Make: “lychees and ice so that”

Bahan :1 bungkus agar-agar warnamerah
  • 400 ml air
  • 50 gram gulapasir
  • 1 kaleng buah leci, tiriskan airnya, sisihkan
  • 2 buah jeruk lemon, peras airnya

  • Es batu secukupnya

BahanSirop :
  • Air buahleci
  • 400 ml air matang
  • 250 gram gulapasir
Cara membuat :
  1. Masak agar-agar, air, gulapasir, aduk sampai mendidih
  1. Tuang kedalam cetakan, dinginkan.
  1. Setelah dingin, serut agar-agar arah memanjang
Buatsirop :
  1. Campur air leci dan air matang, tambahkan gula pasir.
  1. Masak dengan apis edang sampai mendidih dan gula larut. Angkat
  1. Saring air gula, beri air perasaan jeruk lemon
  1. Sajikan dalamg elas / mangkuk kecil : Agar-agar serut dan leci, kemudian tuang sirop leci dan es batu